Connect with us

Gaya Hidup

Menteri Nusron: Empat Visi Presiden Prabowo Bertumpu pada Pemanfaatan Tanah dan Tata Ruang yang Berkeadilan

Published

on

whatsapp image 2025 11 06 at 16.10.31

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa kebijakan penataan ruang harus jadi instrumen utama untuk mewujudkan empat visi besar Presiden Prabowo Subianto, yakni ketahanan pangan, kemandirian energi, industrialisasi nasional, dan penyediaan perumahan rakyat yang terjangkau. Menurutnya, keempat visi tersebut saling bersinggungan dalam pemanfaatan ruang.

“Ketahanan pangan butuh tanah yang harus dilindungi, ketahanan energi juga butuh tanah, industrialisasi butuh tanah, dan perumahan murah pun memerlukan tanah yang sama. Inilah pentingnya tata ruang yang mampu menyeimbangkan semuanya,” ujar Menteri Nusron dalam acara Sarasehan Hari Tata Ruang (HANTARU), di Jakarta Selatan, Kamis (06/11/2025).

Menteri Nusron menyatakan, tata ruang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan pembangunan agar tidak terjadi tumpang tindih kepentingan antar sektor. Untuk itu, seluruh Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di daerah harus diselaraskan dengan arah pembangunan nasional.

“Kita harus pastikan niat pembangunan itu benar sejak awal. Kalau salah niatnya maka salah juga tata ruangnya. Kesalahan dalam tata ruang berarti ada yang keliru dalam memaknai visi pembangunan itu sendiri,” tegas Menteri Nusron.

Sebagai langkah konkret, Kementerian ATR/BPN akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk menuntaskan 2.000 RDTR dalam dua tahun ke depan. Dengan tata ruang yang sinkron dan berkeadilan, Kementerian ATR/BPN optimistis arah pembangunan Indonesia akan semakin jelas menuju kedaulatan pangan, kemandirian energi, kemajuan industri, serta keadilan akses terhadap hunian bagi seluruh rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, juga menyoroti pentingnya RDTR sebagai kunci membangun kota yang berkarakter dan berkelanjutan. “RDTR ini memang isinya adalah zonasi atau mengatur penempatan plotting untuk pembangunan. Tetapi lebih dari itu, kita berharap RDTR ini bisa membuat kota bertransformasi dari sekadar kota yang sama prototipenya menjadi kota yang kita mimpikan, kota yang berkelanjutan, hijau, dan inklusif,” ujarnya.

Hadir mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN pada kesempatan ini, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan; serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN. Turut memberi sambutan dalam Sarasehan HANTARU 2025, Ketua Ikatan Ahli Perencana Indonesia, Hendricus Andy Simarmata. (JM/FA)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Entertainment

Raih Penghargaan Popular Video of The Year, Fuji Ungkap Suka-Duka Dunia TikTok

Published

on

01kakdf69sdfsz3bkgkj7z65xd

Selebgram Fujianti Utami alias Fuji meraih penghargaan Popular Video of The Year dalam ajang TikTok Awards Indonesia 2025 yang digelar Jumat (21/11) malam di Studio Emtek, Jakarta.

Kemenangan ini menandai pencapaian gemilang bagi Fuji di platform media TikTok, yang juga turut membesarkan namanya.

Dalam kategori bergengsi ini, Fuji berhasil mengungguli nomine kuat lainnya, yaitu Alwi Fachri, Fadil Jaidi, Farra Jaidi, Meissie, dan Rama. Fuji mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang piala kategori ini.

“Enggak menyangka, sih, soalnya kemarin tuh vote aku sempat di bawah, ya, ada yang lebih tinggi yang lain-lain,” ujar Fuji, diwawancarai usai terima penghargaan.

Fuji berterima kasih kepada para penggemarnya yang telah memberikan dukungan penuh. Menurutnya, kemenangan ini tidak lepas dari kerja keras para penggemar yang telah memberikan vote setiap hari.

“Aku juga berterima kasih banget sama fans-fans aku yang benar-benar ngebut banget nge-voting tiap hari bahkan banyak banget yang komen fans aku tuh dukung aku. Ada yang pakai lima akun untuk voting berpuluh kali, terima kasih banget, makasih banget,” tutur Fuji.

Suka Duka di Dunia TikTok

Fuji menceritakan suka duka yang ia alami selama berkarya di TikTok. Salah satu kesulitan terbesarnya adalah ketika kehabisan ide untuk membuat konten baru.

“Suka duka di dunia TikTok itu pertama kadang kalau lagi kehabisan konten tuh pressure banget ya. Apalagi kalau misalnya lagi turun,” ungkap Fuji.

Namun, di balik tantangan tersebut, ada banyak kebahagiaan yang ia rasakan. Kebebasan finansial salah satunya.

“Kalau suka, ada ya pasti. Kalau kerjaan banyak, penghasilan lebih banyak, jadi kita bisa ngapain aja, bisa ke mana aja, enggak kesulitan mau beli sesuatu,” jelas Fuji.

Untuk mengatasi kebuntuan ide, Fuji biasanya berlibur atau bertemu dengan teman-temannya sesama kreator konten.

“Biasanya kalau kita bertemu sama teman yang sesama influencer atau artis kayak Rara, Kak Rachel, Kak Vio, itu biasanya otaknya tuh ke-refresh lagi, pengin bikin konten ini gitu,” tutur Fuji.

Motivasi dan Impian ke Depan

Kemenangan di TikTok Awards Indonesia 2025 dijadikan Fuji sebagai motivasi untuk terus berkembang dan menghasilkan karya yang lebih baik lagi.

“Jadi motivasi dong, biar kita semakin tahun semakin grow up lagi, semakin bagus lagi, memperbaiki diri lagi gitu,” harap Fuji.

Ketika ditanya soal pencapaian selanjutnya, Fuji sempat nyeplos ingin menikah. Namun, ia kemudian mengungkap impiannya yang lebih besar, yaitu berkeliling dunia.

“Aku pengin nikah. Enggak, bercanda. Pengin keliling dunia. Aku pengin keliling dunia, pengin explore lebih banyak negara lagi, dan kalau aku lagi explore banyak negara tuh biasanya konten tuh lebih banyak, foto lebih banyak, lebih kreatif,” tutup Fuji.

Continue Reading

Entertainment

Al Ghazali Umumkan Alyssa Daguise Hamil Anak Pertama: Bébé ALs On The Way

Published

on

01jy3ygebhjjhhqhe83j8hpa2e

Kebahagiaan tengah dirasakan oleh pasangan Al Ghazali dan Alyssa Daguise. Putra sulung Maia Estianty itu baru saja mengungkap kabar bahagia mengenai kehamilan pertama sang istri.

Kabar ini disampaikan Al melalui unggahan video terbaru di akun Instagram pribadinya. Dalam postingan itu terlihat perut Alyssa yang sudah membuncit.

“We’ve shared many chapters in this life together… but becoming parents is by far the most beautiful one. Bébé ALs on the way Alhamdulillah!” tulis Al Ghazali.

Di video terlihat pasangan berbahagia ini mengenakan pakaian berwarna senada. Alyssa tampak bahagia memperlihatkan baby bump. Al pun terlihat haru saat mencium perut sang istri.

Belum diketahui secara pasti berapa usia kandungan yang tengah dijalani Alyssa saat ini. Namun, kabar bahagia itu langsung menuai banyak komentar, salah satunya dari Maia Estianty.

“Oma Bunda (Oda) dan Opa Daddy (Ody) menunggu dengan sabar!!!,” tulisnya.

Al Ghazali resmi menikah dengan Alyssa Daguise pada 16 Juni 2025 lalu di sebuah hotel kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Al menikah Alyssa dengan mahar berupa logam mulia seberat 16,6 gram dan uang tunai senilai 2.025 Euro.

Continue Reading

Gaya Hidup

Menteri Nusron: Reforma Agraria Jadi Langkah Pemerintah Putus Mata Rantai Kemiskinan Ekstrem

Published

on

17347369 e7d7 41ae a2db 07c0b4c4ce88

Banten – Pemerintah terus mengupayakan penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui program Reforma Agraria. Program ini berfokus pada pemberian tanah kepada masyarakat miskin untuk dikelola menjadi lahan pertanian produktif guna meningkatkan kesejahteraan hidup.

“Kalau soal memberikan tanah untuk masyarakat sangat miskin agar bisa dikelola, khususnya di sektor pertanian itu namanya program Reforma Agraria. Sudah ada keputusan pemerintah untuk itu. Reforma Agraria ini salah satu cara memutus mata rantai kemiskinan, dengan memberikan tanah supaya mereka punya kesempatan berusaha,” ujar Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, saat berkunjung ke B Universe, di Banten, Kamis (06/11/2025).

Menteri Nusron menjelaskan, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan kesesuaian fungsi tanah, Kementerian ATR/BPN telah menyiapkan tanah untuk mendukung pelaksanaan Reforma Agraria. “Tanahnya kita siapkan. Tapi jangan minta tanah di sekitar tempat tinggal yang memang tidak tersedia. Misalnya, kalau minta tanah di kawasan Monas, tentu tidak ada. Tapi kalau untuk pertanian, di daerah seperti Cianjur Selatan, Garut Selatan, atau Sukabumi Selatan, insyaallah ada,” jelasnya.

Tanah yang diberikan melalui program Reforma Agraria ini nantinya akan berstatus Hak Pakai, bukan Sertipikat Hak Milik (SHM). Hak Pengelolaan (HPL) tanah tersebut tetap atas nama negara. Dengan status Hak Pakai, pemerintah berharap tanah yang diredistribusikan benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif masyarakat dan tidak diperjualbelikan.

“Kenapa Hak Pakai? Karena berdasarkan data kami selama 20 tahun terakhir, banyak tanah hasil Reforma Agraria yang sudah SHM justru dijual dan berpindah tangan,” ungkap Menteri Nusron.

Adapun dalam kunjungannya ke B Universe, Menteri Nusron turut didampingi oleh Staf Khusus Bidang Manajemen Internal dan Transformasi Layanan Pertanahan, Syarif Syahrial; Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol, Shamy Ardian; serta Direktur Sinkronisasi Pemanfaatan Ruang, Prasetyo Wiranto. (MW/RS)

Continue Reading

Pemerintahan